Alhasil warga setempat memberikan makanan dan air untuk para pengungsi yang terlantar.
Menurut data dari badan pengungsi PBB (UNHCR), lebih dari 2.000 orang Rohingya telah melakukan perjalanan berisiko ke negara-negara Asia Tenggara pada tahun 2022.
Pada tahun lalu, hampir 200 orang Rohingya tewas atau hilang tahun lalu ketika mencoba melakukan perjalanan laut berbahaya. Mereka melarikan diri dari kekerasan yang terjadi di Myanmar.(*)






