Dalam dialog tersebut para penerima Program Kartu Prakerja menyampaikan cerita kegigihannya bertahan selama di masa pandemi. Sepuluh orang perwakilan penerima Program Kartu Prakerja yang hadir berasal dari berbagai sektor yang berbeda, mulai dari bisnis kuliner, kopi, soundsytem, percetakan, dan pertanian.
Sebagian besar dari para alumni tersebut memaksimalkan saldo yang didapat dari Program Kartu Prakerja dengan mengikuti berbagaui pelatihan. Insentif yang diterima setelah mengikuti program tersebut pun digunakan sebagai modal untuk membuka usaha dan mendukung usaha yang terlah berjalan.
Melihat antusias yang tinggi ini, dalam kesempatan tersebut Pemerintah melalui Bank BNI menyalurkan KUR kepada para alumni Program Kartu Prakerja yang membutuhkan. Tidak hanya itu, bantuan berupa alat-alat pendukung dan tabungan juga diberikan untuk menguatkan usaha yang sedang dilakukamn para alumni Program Kartu Prakerja.
Direktur Bank BNI Sis Apik Wijayanto menyampaikan bahwa KUR akan terus dimaksimalkan penyalurannya, apalagi Kabupaten Garut memiliki potensi yang besar di sektor pertanian dan wisata.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPR RI Ferdiansyah dan jajaran Bank BNI Kabupaten Garut. (ltg/fsr)






