YOGYAKARTA – Lima orang jemaah menjadi korban dalam aksi penyerangan di Gereja Katolik Santa Lidwina, Bedog, Trihanggo, Gamping, Sleman, sekitar pukul 07.50 WIB, kemarin (11/2) pagi. Penyerangan tersebut, diduga dilakukan oleh seorang pria yang diketahui bernama Suliyono, warga asal Krajan, Rt 2/1, Kandangan, Kecamatan Pasanggrahan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).
Beradasarkan informasi yang diperoleh dari Marsigit, 60 saksi mata saat peristiwa itu terjadi, pelaku melakukan penyerangan menggunakan sebilah pedang berwarna putih. Pelaku diketahui menyerang jemaat yang sedang beribadah.
Setidaknya 5 orang terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara pelaku harus dilumpuhkan pihak kepolisian karena berusaha melawan. “Ada seseorang yang langsung datang masuk melepas jaket. Kemudian langsung menyabetkan pedang ke seorang jemaat yang sedang duduk bersama anaknya,” kata Marsigit, Minggu (11/2).
“Badan kecil, bawa tas punggung, celana panjang pakai kaos dan penutup kepala kayak kupluk orang naik gunung,” imbuh Marsigit.
Serangan yang pertama lanjut Marsigit, membuat korban mengalami luka di kepala dan punggung. Setelah itu, pelaku kemudian masuk ke gedung utama gereja, jemaat yang melihatnya pun langsung berhamburan.
“Pelaku mengayun-ayunkan pedangnya, kemudian kembali melukai beberapa jemaat. Serta seorang Romo bernama Prier yang mengalami sobek di kepala bagian belakang,” paparnya.
Peristiwa penyerangan itu langsung dilaporkan kepada pihak Kepolisian. Saat polisi datang dan mengacungkan pistol kearah pelaku. Namun, pelaku malah tidak takut dan berusaha untuk melawan. Pelaku pun harus dilumpuhkan oleh petugas. Polisi pun mengarahkan tembakan ke bagian kaki pelaku.
Buya Syafii Maarif pun datang ke lokasi kejadian. Disana Buya Syafii mengatakan, kejadian ini harus ditelusuri betul. Apa kelompoknya, dan bergerak sendiri atau tidak. “Polisi pahamlah, saya betul-betul kecewa berat,” katanya.
Ia juga merasa heran lokasi penyerangannya terjadi di Yogyakarta, yang notabenenya tak ada Pilkada Serentak pada 2018 ini. “Suasana di lokasi sekitarnya kondusif, selama ini tidak ada persoalan,” ucapnya.(dho/JPC)
.
S



