Selain angkutan udara seperti pesawat, Budi juga mendukung moda transportasi lain seperti kereta api dan angkutan laut. Sampai saat ini kereta menjadi angkutan primadona bagi masyarakat, namun begitu kereta api hanya tumbuh sampai dengan dua persen saja, karena keterbatasan gerbong kereta. sedangkan kapal laut belum menunjukkan tanda-tanda untuk segera mencuri hati para pemudik.
“Laut memang belum populer, namun kita akan menyediakan yang namanya angkutan mudik gratis berikut motor dari Merak ke Bakahauni lalu juga ada Jakarta-Semarang,” imbuhnya.
Hal yang menjadi perhatian lain adalah adanya pasar tumpah ketika pelaksanaan mudik. Sebab pasar tumpah ini juga mengakibatkan sebagian kecil kepadatan di jalur mudik. “Sehingga kita akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat,” ungkap Budi.
(ipy/JPC)



