Omicron BA.5 Muncul, Warga Disarankan Booster Dua Kali

Subvarian Omicron semakin beragam dari
Subvarian Omicron semakin beragam dari mulai BA.2, BA.4 dan BA.5, kini muncul lagi subvarian BA.2.75 atau dikenal dengan Centaurus. (Dado Ruvic/Reuters/Antara)

JAKARTA — Subvarian Omicron semakin beragam dari mulai BA.2, BA.4 dan BA.5, kini muncul lagi subvarian BA.2.75 atau dikenal dengan Centaurus.

Karena semakin banyaknya subvarian Covid-19 yang muncul dan menembus antibodi dari vaksin, maka desakan perlindungan lebih kuat semakin penting untuk mencegah keparahan dan kematian. Kini muncul desakan agar populasi berisiko harus divaksinasi 4 dosis, atau booster 2 kali.

“Dosis keempat di era omicron BA.5 dan BA.2.75 itu mendesak dan penting,” tegas Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman kepada JawaPos.com, Minggu (24/7).

Menurut Dicky, kecenderungan subvarian Omicron ini mampu menembus barikade vaksinasi. Dan itu artinya masyarakat memerlukan penguat kembali dari dosis booster. “Vaksin yang ada saat ini punya kelemahan, keterbatasan. Apa itu? Yakni tak bisa cegah orang divaksin tak terinfeksi. Bahkan saat sudah divaksin masih menulari orang lain,” jelasnya.

Kelemahan lainnya, masa durasi perlindungan vaksin hanya kurang dari 1 tahun. Akan tetapi, menurutnya, vaksin tetap melindungi seseorang dari keparahan dan kematian.

“Kematian terus menurun, tren masuk ICU juga menurun. Akan tetapi orang yang terinfeksi saat ini lebih banyak. Varian baru ini mereinfeksi jauh lebih tinggi atau jauh lebih kuat, meskipun tak parah,” tegasnya.

Mengapa Dosis Keempat Penting?

Pos terkait