Selama di Jakarta, empat siswi SMA Papua itu dipaksa mengonsumsi alkohol hingga tak sadarkan diri. Saat itulah, empat siswi SMA Papua ini diduga digencot oknum pimpinan OPD Papua dan sejumlah politisi.
Para korban diminta untuk tidak memberitahu permasalahan itu kepada kepada siapapun, termasuk keluarga mereka. Belakangan, dugaan pemerkosaan siswi SMA Papua itu diketahui oleh keluarga mereka dan langsung melaporkan ke Polda Papua.






