NASIONAL

Miris, 8 Rumah penyintas di Cianjur Ditinggalkan Kontraktor Nakal

×

Miris, 8 Rumah penyintas di Cianjur Ditinggalkan Kontraktor Nakal

Sebarkan artikel ini
Penyintas gempa di Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berharap pembangunan rumah kembali dapat dituntaskan karena ditinggal kontraktor nakal.(Ahmad Fikri)
Penyintas gempa di Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berharap pembangunan rumah kembali dapat dituntaskan karena ditinggal kontraktor nakal.(Ahmad Fikri)

CIANJUR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat delapan rumah warga penyintas gempa di Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi, ditinggalkan konsultan nakal yang sudah mencairkan uang bantuan 100 persen namun tidak menuntaskan pekerjaan.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sukma Wijaya di Cianjur Senin, mengatakan pihaknya memanggil pihak kontraktor nakal yang sudah membangun satu rumah hingga tuntas, namun tidak melanjutkan pembangunan tujuh rumah lainnya sedangkan uangnya sudah dicairkan.

Bank bjb Tandamata

“Dana bantuan untuk pembangunan kembali tujuh rumah sudah dicairkan, sehingga diduga uang bantuan dibawa kabur pihak kontraktor, setelah kami menelusuri ke pihak bank, kami akan minta pihak kontraktor untuk bertanggung jawab,” katanya.

Bahkan, pihaknya akan melaporkan hal tersebut ke kepolisian jika dalam waktu dekat kontraktor tidak menuntaskan pembangunan, karena warga penyintas sudah menyerahkan seluruh uang bantuan pemerintah untuk membangun kembali rumahnya.

Sementara pembangunan rumah tahan gempa (RTG) di Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi, terlantar selama berbulan-bulan karena diduga uang perbaikan rumah dibawa kabur kontraktor atau pihak ketiga, sehingga warga masih bertahan tinggal di dalam tenda dan hunian darurat.