Dalam kesempatan ini, Oke Nurwan menegaskan, PPKM belum akan berhenti selama pandemi Covid-19 belum dideklarasikan berakhir. Pembukaan kegiatan perekonomian dan aktivitas sosial lainnya disesuaikan kinerja penanganan pandemi Covid-19.
Dengan memberi lisensi, Oke menambahkan, pemilik usaha dapat mengembangkan usaha tanpa modal besar karena berasal dari masyarakat yang membeli lisensinya. “Yang boleh dilisensikan adalah peluang usaha yang sudah menguntungkan selama lima tahun. Hal itu diawasi pemerintah melalui Kemendag,” tegas Oke.
Sementara itu, Yongky memaparkan busines outlook 2022 sebagai prediksi untuk menghadapi 5—10 tahun ke depan. Menurutnya, situasi sudah mendekati normal. Masyarakat telah kembali memenuhi jalanan, restauran, dan pusat perbelanjaan. Bisnis pun banyak berubah selama dua tahun terakhir.
Mengantisipasi 2022, lepas dari varian Omicron, adalah the year of cooking. “Tahun depan adalah saatnya berbisnis, berwirausaha, dan berbelanja. Berbelanja, dalam skala makro, dapat memutar roda perokonomian nasional,” jelas Yongky.(*)






