“Kita akan memperkuat dengan perawat-perawat terlatih secara bertahap. Sambil menunggu, kita gunakan tenaga pengantar untuk mengirim makanan ke rumah lansia dan penyandang disabilitas,” kata Gus Ipul.
Terkait pendanaan, Gus Ipul menekankan anggaran program MBG lansia akan terpusat di BGN, sementara Kemensos berperan dalam menyiapkan sistem pendampingan dan distribusi layanan. “Anggarannya nanti dijadikan satu di BGN, sementara kami menyiapkan yang mengantarkan dan merawat,” imbuhnya.(**)




