JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan pemerintah tengah mematangkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia), terutama mereka yang berusia di atas 75 tahun dan tinggal sendirian.
Ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2), Gus Ipul mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana untuk menyiapkan skema pelaksanaan program tersebut. “Program akan diprioritaskan untuk lansia di atas 75 tahun. Jika alokasi sudah terpenuhi, baru diperluas ke kelompok usia di bawah 75 tahun,” jelasnya.
Layanan MBG akan dilaksanakan melalui dapur umum milik BGN, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekitar wilayah penerima manfaat. Dapur tersebut juga akan melayani penyandang disabilitas.
Data penerima manfaat akan diperoleh dari pemerintah daerah, melalui asesmen yang ditetapkan kepala daerah sebelum diserahkan ke BGN untuk ditindaklanjuti.
Selain itu, Kemensos menyiapkan penguatan layanan pendampingan bagi lansia dan penyandang disabilitas melalui tenaga caregiver dan perawat terlatih secara bertahap. Sementara menunggu proses pelatihan rampung, pemerintah akan memanfaatkan tenaga pengantar untuk menyalurkan makanan langsung ke rumah penerima manfaat.




