Kita bekerja secara profesional,” tegas Budi.Direktur Operasional Lion Air Daniel Putut Kuncoro mengakui ada masalah pada pesawatnya saat terbang dari Bali ke Jakarta. Namun, dia tidak mau merinci masalah itu. Dia hanya menegaskan bahwa saat pesawat tersebut sudah diperbaiki sebelum berangkat ke Tanjung Pinang pada Senin lalu.
Daniel tidak berani memastikan apakah kecelakaan Senin itu termasuk bagian dari masalah yang terjadi di Denpasar sebelumnya. ”Semua data termasuk history flight sudah kami berikan ke KNKT. Nanti yang menentukan masalahnya adalah KNKT,” ucapnya.
Dia hanya menegaskan bahwa Lion Air juga melakukan evaluasi internal. Dari sisi maintenance atau pemeliharaan, Daniel menjamin tidak ada masalah. ”Kalau dari sisi pesawat dan kru, kami serahkan kepada KNKT,” tegasnya.
Daniel juga mengatakan bahwa delapan pesawat Boeing 737 Max 8 milik Lion Air masih aktif melayani penumpang. ”Nanti kalau ada pemeriksaan akan dihentikan (operasionalnya, Red). Akan dijalankan lagi kalau memang tidak ada masalah,” kata Daniel.
Tim Boeing, menurut Daniel, juga menuju Indonesia untuk melakukan penyelidikan. ”Kami juga menunggu keterangan pihak Boeing,” ungkapnya. Untuk proses identifikasi, pihak Lion Air mendatangkan keluarga korban dari luar Jakarta.
Mereka diterbangkan dari Palembang dan Medan. Ada 209 keluarga yang diberangkatkan. Di Jakarta mereka disiapkan hotel dan pendamping dari pegawai Lion Air. Tujuannya agar tidak terjadi informasi yang simpang siur. ”Kami siapkan layanan psikologi juga,” ujarnya.
(lyn/oni/dna/JPC)





