Longsor Tarakan, 14 orang Meninggal

  • Whatsapp

RADARSUKABUMI.com – Korban tewas karena musibah tanah longsor di Tarakan pada Senin (28/9) dini hari bertambah menjadi 14 orang. Sebelumnya, dilaporkan sepuluh orang tewas akibat bencana tanah longsor di tiga lokasi di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.

”Ada empat lokasi musibah longsor yaitu di Juata Permai, Karang Anyar Pantai, Jalan Matahari, dan Gunung Selatan,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-PMK) Tarakan Hanip Manisan seperti dilansir dari Antara di Tarakan pada Senin (28/9).

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, jumlah yang tewas di Juata Permai sebanyak tujuh orang, Jalan Matahari sebanyak tiga orang, Gunung Selatan ada tiga orang, dan Karang Anyar Pantai ada satu orang. Sedangkan untuk korban luka-luka belum diketahui jumlah pastinya dan ada dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

Menurut Hanip, tanah longsor terjadi di Kelurahan Juata Permai RT 17, Kecamatan Tarakan Utara, Senin (28/9) sekitar pukul 01.30 wita. Tanah longsor itu karena hujan mengguyur Tarakan sejak Minggu (27/9) malam sekitar pukul 23.00 sampai pagi hari.

”Berdasar data Polsek Tarakan Utara, korban yang meninggal dunia akibat tanah longsor di Kelurahan Juata Permai terdiri atas seorang lelaki 38 tahun, seorang perempuan 40 tahun, serta dua anak lelaki berumur masing-masing delapan tahun dan 10 tahun,” ujar Hanip.

Kejadian tanah longsor di Juata Permai juga menyebabkan dua perempuan berumur 45 dan 14 tahun serta seorang lelaki 40 tahun terluka sehingga harus dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.​​​​

Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Tarakan menyatakan bahwa tanah longsor juga terjadi di wilayah Gunung selatan dan Kampung Sikip. Menurut data sementara Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Tarakan, lanjut Hanip, tanah longsor di wilayah Gunung Selatan dan Kampung Sikip menyebabkan masing-masing tiga korban jiwa. (jpg)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *