Hal tersebut lantaran Anies Baswedan diduga menggunakan politik identitas demi bisa memenangkan Pilgub DKI Jakarta 2017. Denny Siregar menuturkan bahwa contoh nyata kotornya politik identitas itu yakni dengan bertebarannya spanduk melarang mensalatkan jenazah dari para pemilih kubu oposisi, yakni Ahok dan Djarot.
“Benar-benar menjijikan, bagaimana sesama muslim bisa dibuat membenci muslim lain yang sedang ibadah hanya karena pilihan politik yang beda,” tuturnya.
“Inilah awal mula dari polarisasi yang terjadi di Indonesia. Polarissasi adalah perbedaan pandangan yang menguat di antara dua kubu,” sambung Denny Siregar.(*)






