CIANJURNASIONAL

Kepala BMKG Sebut Patahan Cugenang Selama Ini Belum Teridentifikasi

×

Kepala BMKG Sebut Patahan Cugenang Selama Ini Belum Teridentifikasi

Sebarkan artikel ini
Warga terdampak gempa membawa barang di Desa
Warga terdampak gempa membawa barang di Desa Sarampad, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, kemarin (26/11). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

Menurutnya strike ini yang harus diwaspadai, dan dihindari saat membangun kembali. Sebab patahannya merupakan patahan aktif yang baru teridentifikasi. Kemudian berdasarkan mekanisme gempa-gempa susulan yang direkam oleh sensor-sensor BMKG, sampai sekarang sudah lebih dari 400 kali kejadian gempa susulan.

Bank bjb Tandamata

Patahan yang digambarkan dengan garis putus-putus tegak lurus dari Desa Nagrak hingga Desa Ciherang ke arah timur laut adalah jalur yang nantinya harus kosong dari hunian, dan tidak boleh dibangun lagi, kata Dwikorita.

Sebab jika terjadi gempa susulan kurang lebih 20 tahun lagi, bangunan-bangunan di sekitar lokasi patahan akan terdeformasi dan bisa mengalami getaran yang kuat dan menyebabkan keruntuhan. “Jadi itu zona yang harus dikosongkan adalah sepanjang garis putus-putus ini, dan ke kanan dan ke kiri kurang lebih 300-500 meter,” ujar Dwikorita.(*)