Dia juga membenarkan mendapat informasi adanya bunker uang di rumah Ferdy Sambo yang berisi ratusan miliar. “Ada informasi itu,” sambungnya.
Karena itu, dia mendesak agar polisi membentuk tim independen dengan melibatkan PPATK. Hal ini perlu dilakukan agar bisa diketahui secara pasti asal uang ratusan miliar itu dan alirannya.
“Supaya ketahuan dari mana uangnya, dan kemana perginya,” tuturnya.
Kamaruddin juga menegaskan dirinya terus akan mengawal kasus pembunuhan Brigadir Joshua, meski dirinya mendapat tekanan dan ancaman sekalipun. Saya nggak peduli tekanan. Anak istri saya dibakar hidup-hidup saya nggak takut,” tegasnya.(*)






