NASIONAL

Jokowi Minta Industri Pertahanan Dalam Negeri Dikembangkan

×

Jokowi Minta Industri Pertahanan Dalam Negeri Dikembangkan

Sebarkan artikel ini
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers di Pasar Bululawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur pada Senin, (24/7/2023). ( Setpres-Laily Rachev/pri).
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers di Pasar Bululawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur pada Senin, (24/7/2023). ( Setpres-Laily Rachev/pri).

“Sebelum diberi PMN, produksi PT Pindad untuk peluru ini sebanyak 275 juta peluru (per tahun). Kemudian, setelah kami beri PMN sebesar Rp700 miliar, produksi peluru meningkat menjadi 415 juta peluru. Jadi, hampir dua kali lipat,” ujar Jokowi.

Bank bjb Tandamata

PT Pindad menghasilkan berbagai jenis dan kategori produk munisi, mulai dari munisi kaliber kecil yaitu kaliber 5,56 milimeter (mm); kaliber 7,62 mm; kaliber 9 mm; kaliber 12,7 mm; kaliber 38 inch; hingga munisi rantai (link) kaliber 5,56 mm; kaliber 7,62 mm; dan kaliber 12,7 mm.

Selanjutnya, untuk munisi kaliber sedang ialah kaliber 20 mm dan kaliber 40 mm. Untuk munisi kaliber besar, bom udara, dan roket, PT Pindad menghasilkan produk amunisi artileri medan kaliber 105 mm; bom tajam MK-81; dan roket artileri medan kaliber 122 mm.

PT Pindad juga menghasilkan berbagai varian granat tangan, termasuk granat asap dan granat flash bang, hingga granat mortir kaliber 60 mm dan kaliber 81 mm. Nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) produk-produk buatan Pindad itu mencapai lebih dari 50 persen.(*)