Jokowi Ketemu JK di Yogyakarta, Ini yang Dibahasnya

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla/Net

JAKARTA — Di tengah kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (jokowi) ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (9/10), sebuah pertemuan tak terduga terjadi. Di mana, Kepala Negara menyempatkan diri bertemu bekas Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

Kantor Berita Politik RMOL (jaringan radar sukabumi) mengkonfirmasi pertemuan Jokowi dan sosok politisi senior Partai Golkar ini kepada Jurubicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah.

Bacaan Lainnya

Lantas, apakah sebenarnya yang dibahas dua tokoh nasional ini? Apakah membahas isu-isu yang sedang ramai diperbincangkan beberapa hari ini?.

“Tadi siang ketemu (Pak JK dengan Pak Jokowi), santap siang bareng,” ujar Husein Abdullah melalui pesan singkat Whatsapp sesaat lalu.

Husein menuturkan, pertemuan JK dan Jokowi hari ini merupakan yang pertama kali dilakukan dalam keadaan tatap muka, setelah sekian lama tidak bertemu lantaran masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Itu pun kata Husein, terbilang kebetulan. Karena, JK juga sedang melakukan kunjungan ke DIY untuk pelantikan Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) wilayah Yogyakarta, di Masjid Agung Syuhada Kotabaru, Yogyakarta.

“Kebetulan ada beberapa bulan tidak bertemu langsung, keduanya pun santap siang bareng di Gedung Agung Jogya,” terangnya.

Dalam santap siang bersama tersebut, Husein mengatakan bahwa kedua tokoh yang sempat berpasangan memimpin Indonesia untuk pemerintahan periode 2014-2019 itu melakukan perbincangan ringan.

“Sambil bernostalgia juga,” imbuhnya.

Namun, saat ditanya mengenai materi tertentu yang dibicarakan JK dengan Jokowi, termasuk apakah membahas isu Pemilu 2024, Husein Abdullah tidak bisa menjelaskannya.

“Kalau pembahasan spesifik saya tidak tau,” ucapnya.

Namun yang jelas, Husein memastikan kedua tokoh politik ini selalu menjalin komunikasi meski sudah tidak bersama-sama dalam jabatan publik. Karena, sebelum Covid-19 pun Jokowi dan JK selalu melakukan pertemuan 1-2 kali dalam kurun waktu tertentu.

“Pastinya kedua tokoh bangsa ini bersilaturrahmi. Karena satu dua kali bertemu. Intinya kedua pemimpin tetap menjalin komunikasi,” tandas Husein Abdullah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.