Ini Dugaan Penyebab Ponpes Lombok Diserang Ratusan Orang Bercadar?

penyerangan
Ilustrasi penyerangan

LOMBOK TIMUR – Penyerangan Ponpes As-Sunnah yang dilakukan ratusan orang bercadar diduga terkait potongan video pangajar ponpes tersebut. Potongan pengajar Ponpes As-Sunnah di Desa Bagik Nyaka, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur itu kemudian viral sehingga memicu kemarahan masyarakat.

Dalam potongan video tersebut, pengajar Ponpes As-Sunnah diduga melecehkan sejumlah makam leluhur di Lombok. Karena itu, polisi akan melakukan penyelidikan dan penyidik terkait hal tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kita akan melakukan proses penyelidikan dan penyidikan terkait kejadian perusakan,” ungkap Kapolres Lombok Timur, AKBP Herman Suriyono dalam keterangannya, Minggu (2/1/2022).

Demikian pula terakait potongan video viral pengajar Ponpes As-Sunnah.

“Juga kita akan melakukan penyidikan tentang ujaran kebencian yang mana akibat adanya video yang dipotong dan menjadi viral sehingga muncul gerakan masyarakat malam tadi,” sambungnya.

AKBP Herman Suriyono menyatakan, penyerangan Ponpes As-Sunnah dilakukan pada Minggu (2/1/2021) dini hari sekitar pukul 02.30 WITA. Diperkirakan, penyerangan dilakukan oleh tak kurang dari 300 orang.

“Sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua dirusak, satu unit roda empat dibakar,” ujar Herman.

Dari hasil pemeriksaan, total 11 kendaraan rusak. Di antaranya empat mobil dan tujuh sepeda motor. Herman menjelaskan, usai menyerang Ponpes As-Sunnah, massa kemudian bergerak ke Desa Mamben, Kecamatan Wanasaba.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.