Dijelaskan, sebelumnya tersangka Rifai bahkan sempat mengajak temannya, Sugeng sebanyak dua kali untuk membunuh Metha. Namun permintaan tersebut ditolak dan tersangka hanya sempat meminjam motor Supra Fit bernopol H 2560 BY rekannya milik rekannya tadi, dengan alasan untuk transportasi mencari pekerjaan.
Pada hari Kamis (1/3), kedua tersangka secara berboncengan meluncur ke kediaman korban. Setelah sempat melihat keadaan sekeliling dan memastikan bahwa situasi memungkinkan, tersangka Rifai dan YA alias L memasuki rumah korban.
“Di dalam, mereka bertemu dan keduanya pura-pura minta minum. Saat hendak diambilkan di kulkas oleh korban, tersangka Rifai kemudian mengikuti, menyekap dan menusuk bagian belakang perut korban dengan sebilah pisau dapur yang disembunyikan di celana,” lanjut Abi.
Melihat korbannya masih hidup dan sempat berteriak minta tolong, tersangka Rifai kemudian menusuk korban sebanyak empat kali hingga tewas.
Tubuh korban yang sudah tak bernyawa tadi kemudian diseretnya ke dalam kamar. Namun, berada tak jauh di sebelahnya adalah kamar anak laki-laki korban. “Karena panik, anaknya tadi langsung dipukul dan disekap dengan guling,” katanya.
Tak lama kemudian, datanglah dua tetangga korban yang mengaku sempat mendengar teriakan Metha. Tersangka yang panik pun langsung kabur terbirit-birit menggunakan sepeda motor pinjaman tadi, hingga meninggalkan sepasang sandal miliknya.





