JAKARTA — Pada perdagangan Kamis pagi (9/7/2026), nilai tukar rupiah melemah 52 poin atau 0,29 persen ke posisi Rp18.066 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.014 per dolar AS.
Pelemahan ini menambah tekanan terhadap pasar keuangan domestik yang sebelumnya juga dibayangi koreksi di bursa saham. Level psikologis Rp18.000 per dolar AS kini menjadi tantangan serius bagi stabilitas mata uang Garuda.(*)



