Hari Ini Otopsi Ulang Jenazah Brigadir J, Akankah Ungkap Misteri ?

autopsi ulang Brigadir J
Ormas Pemuda Batak Bersatu, yang juga membangun tenda di sekitar makam Brigadir J, untuk menjaga proses autopsi ulang.-Deki/jambi-independent.co.id-jambi-independent.co.id

JAKARTA — Jenazah Brigadir J hari ini akan di otopsi ulang di RSUD Jambi Rabu, 27 Juli 2022. Dalam autopsi ulang jenazah Brigadir J ini kepolisian telah mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan.

Ratusan personel itu nantinya akan ditempatkan di berbagai titik di sekitar lokasi autopsi ulang Brigadir J, terutama di jalur lalu lintas. “Sementara kita turunkan pasukan 358 orang ya, itu gabungan dari (Polres) Muaro Jambi dan Polda,” ujar Karo Ops Polda Jambi, Kombes Pol Feri Handoko Soenarso seperti dikutip dari laman NTMC Polri, Selasa 26 Juli 2022.

Bacaan Lainnya

“Prinsipnya itu pengamanan itu dilakukan dari Polres Muaro Jambi namun kita beri perkuatan perbantuan, baik dari pengamanan terbuka, tertutup dan sebagainya. Intinya kita back up dari Polres itu,” imbuhnya.

Penggalian makam Brigadir direncanakan pukul 07.00 WIB. Namun, hal tersebut dapat berubah karena Polda Jambi masih memastikan jadwal pihak Forensik. “Dari informasi awalnya itu pada Rabu pagi jam 07.00 WIB ya atau jam 07.30 WIB sudah mulai proses penggalian ya. Tetapi nanti itu bisa dipastikan dari tim Forensik ya, ini rencana awal sedemikian, jam 09.00 WIB nanti sudah mungkin mulai dilakukan proses autopsi,” tuturnya.

“Jam 07.30 WIB ada doa sebentar dan dilakukan penggalian, lalu diangkut, peti dan jenazah nya dibawa ke ambulance, dari situ dibawa ke Rumah Sakit, dan almarhum jenazah dilakukan autopsi,” sambungnya.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang tidak berkepentingan ke lokasi autopsi untuk tidak datang agar tidak mengganggu tim autopsi.

Komnas HAM hadiri autopsi ulang Brigadir J

Autopsi ulang Brigadir J juga akan di hadiri sejumlah pihak, mulai dari kepolisian, TNI hingga Tim Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM). Keberangkatan tim dari Komnas HAM ini bertujuan untuk ikut terlibat dalam proses autopsi ulang yang dilakukan di makam Brigadir J, Kabupaten Muaro Jambi.

Taufan mengatakan bahwa pihak Komnas HAM akan menurunkan ahlinya sendiri untuk dimintai pendapat dan masukan untuk Komnas HAM. “Kami sendiri juga punya ahli yang akan kami mintai pendapatnya dan memberikan masukan kepada Komnas HAM serta menilai seluruh data fakta yang kami dapatkan itu,” kata dia.

Pihak Komnas HAM akan melakukan pemeriksaan terkait beberapa spekulasi yang beredar, salah satunya yaitu penyebab kematian Brigadir J yang diduga karena penyiksaan.

“Ada spekulasi bahwa salah satu penyebab kematiannya adalah penyiksaan, kita ingin membuktikan itu,” lanjutnya.

TNI siap bantu autopsi ulang Brigadir J

Salah satu dokter RSPAD Gatot Subroto Jakarta, dokter F dipilih Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia untuk ikut dalam autopsi ulang jenazah Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

“Orangnya sudah saya hadirkan di sini. Karena saya ingin memastikan Anda akan terlibat digabung dalam satu tim di bawah kepemimpinan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia,” jelas Andika Perkasa di Mabes TNI Cilangkap, Jaktim, Minggu 24 Juli 2022.

“Ya, saya akan menitipkan pesan bahwa jaga kredibilitas kita jaga integritas dan seterusnya. Intinya keilmuan, objektivitas itu harus prioritas kita,” sambungnya.

Andika menegaskan, pihaknya tidak terlibat mengarahkan penunjukan dokter dari TNI dalam autopsi ulang Brigadir J. Hal ini dilakukan demi menghindari kecurigaan.

“Intinya kami tidak mengarahkan, ‘Oh pilih ini’, nggak. Nggak ada. Pokoknya terserah supaya tidak ada kecurigaan apapun. Saya nggak sebut nama lengkapnya. Tapi intinya, jadi intinya sih kami siap siapa pun itu,” tuturnya.

“Yang jelas dipilih oleh perhimpunan dokter forensik karena memang punya kompetensi, dokter F. Ini dari RSPAD,” imbuhnya.

Area sekitar pemakaman Brigadir J dijaga ketat

Areal sekitar pemakaman Brigadir Yosua Hutabarat (J) dipasang garis polisi jelang pelaksanaan autopsi ulang pada Sabtu, 23 Juli 2022 malam. Personel Polsek Sungai Bahar memasang garis polisi ini pada pukul 17.30 WIB, nantinya warga yang ingin melihat proses ekshumasi atau penggalian ulang makam Brigadir J dilarang melewati garis polisi ini.

Pos terkait