Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan sebelumnya menjelaskan bahwa Brigadir J merupakan anggota yang ditugaskan sebagai sopir dinas istri Kadiv Propam Ferdy Sambo.
Sebelum terjadi penembakan Brigadir J memasuki kamar dari istri Ferdy Sambo yang kemudian Putri Ferdy Sambo ditodong dengan pistol oleh Brigadir J. Akibat ditodong tersebut, istri Ferdy Sambo berteriak minta tolong dan terdengar oleh Bharada E yang berada di lantai atas rumah Ferdy Sambo.
BACA JUGA:Terungkap, Adu Tembak Polisi dengan Polisi Bermula Brigadir J Masuk Kamar Istri Petinggi Polri “Teriakan istri Ferdy Sambo terdengar oleh Bharada E yang berada di lantai dan segera memeriksa,” sambung Brigjen Ramadhan. Di depan kamar dan bertanya, membuat Brigadir J menjadi panik
“Pertanyaan Bharada E direspon dengan melepaskan tembakan pertama kali kearah Bharada E,” ungkap Brigjen Ramadhan.
Dalam aksi penembakan antar Polisi ini terdapat 12 tembakan, anggota Brigadir J melepaskan sebanyak 7 kali tembakan dan Bharada E membalas dengan 5 kali tembakan. Akibat baku tembak, Brigadir J tewas setalah 4 peluru bersarang di tubuhnya.(*)






