JAKARTA— Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso menyambangi terdakwa ujaran kebencian, Ahmad Dhani di ruang tahanan kelas I Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (29/1). Di situ dia melihat langsung bagaimana kondisi Dhani setelah satu malam dieksekusi.
Musisi kondang tanah air itu dikatakan Priyo dalam keadaan baik. Bahkan dia terlihat santai. Tidak ada tekanan meski bergumal dengan ribuan tahanan lain.
“Semalam ada cerita unik Ahmad Dhani. Beliau tidur bareng dengan 3000 orang (tahanan) banyak yang tato di sebuah camp penampungan. Mereka belum mendapatkan kamar di lapas ini. Tapi yang saya gembira adalah nampaknya dia enjoy saja,” kata Priyo usai menjenguk Dhani.
Priyo menjelaskan, dari aspek kesehatan Dhani pun tampak sehat. Caleg partai Gerindra itu pun terlihat tegar menghadapi hukuman yang dijatuhkan majelis hakim. “Saya berbincang-berbincang 1 jam dengan Ahmad Dhani. Saya gembira dia sehat. Saya lihat Ahmad Dhani seperti baik-baik saja tidak mengeluh,” jelasnya.
Di sisi lain, mantan Ketua DPR RI itu mengaku prihatin atas pidana kepada Dhani. Dia masih percaya jika suami Mulan Jameela itu adalah martir pejuang demokrasi. “Dimata kami dan sebagian besar orang saya merasa prihatin dan menyempaikan simpati yang mendalam atas kejadian yang menimpa Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani adalah musisi yang hebat penjuang demokrasi yang gigih dan hari ini dia telah menambah deretan panjang dari berbagai tokoh yang mengalami pristiwa dan yang kena getah dari rezim penegakan hukum pilih kasih,” kata Priyo.
“Jadi itu yang saya katakan tapi saya yakimi bagi sebagian publik dan orang Ahmad Dhani adalah martir pejuang demokrasi dan ia telah menjadi martir untuk sebuah keyakinan,” tandasnya.
(jpg)






