Melihat tingginya AKI dan AKB tersebut, Zuhaida menyebutkan bahwa Pemkab Sidoarjo melakukan upaya penekanan. Salah satunya dengan memberikan pelayanan program Jaminan Persalinan (Jampersal). Semua ibu hamil yang akan melahirkan mendapatkan Jampersal.
“Tidak ada lagi alasan tidak mendapatkan fasilitas kesehatan karena tidak ada uang, sudah ada Jampersal,” imbuhnya.
Selain itu, beberapa puskesmas juga gencar melakukan inovasi sebagai upaya penurunan AKI dan AKB. Seperti inovasi yang dilakukan Puskesmas Sedati dengan inovasi Gerakan Semanggi (Gerakan Selamatkan yang Anda Sayangi). Begitu juga di Puskesmas Tarik terdapat inovasi Kemilau Cinta (Kelas Ibu Hamil Andalan Utama Cegah Kematian Ibu dan Neonatal). (nis/jee)
(sb/nis/rek/JPR)



