JAKARTA – Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin memastikan jika pihaknya telah menunjuk valuator yang akan menghitung nilai saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Sayangnya, dirinya enggan membeberkan siapa valuator tersebut. “Sudah (ditunjuk),” ujarnya di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, kemarin (29/1).
Saat disinggung soal nama valuator asal Amerika Serikat (AS), Morgan Stanley, Budi menolak memberi kepastian. “Itu kan kata kamu aja,”
Selain itu, Budi berharap pihaknya bersama valuator bisa segera merampungkan nilai saham milik PTFI. Apalagi, Jonan menargetkan pada pertengahan 2018 hasil tersebut sudah didapatkan. “Pak Jonan punya target sampai Juni. Kita sebagai yang diberi tugas melakukan sebaik mungkin,” tuturnya.
Sementara itu, perihal divestasi melalui saham milik Rio Tinto, Budi juga enggan membenarkan kabar yang menyebut perusahaan asal Australia itu menolak keinginan Indonesia. Dirinya berharap, proses divestasi PTFI bisa berjalan dengan baik. “Doakan. Ya positif lah,” tandasnya.(hap/JPC)


