Kepala BNPB Ganip Warsito menegaskan, pentingnya peringatan dini dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Terutama dampak yang ditimbulkan akibat La Nina yang diprakirakan akan bertahan sampai Februari 2022.
Dia menyampaikan, peringatan dini yang dikeluarkan BMKG menjadi salah satu referensi untuk ditindaklanjuti di lapangan. Bahkan BNPB memasang 27 alat peringatan dini bencana tanah longsor untuk membantu pengambilan keputusan proses evakuasi masyarakat.
Alat tersebut masih terus ditambah hingga menjangkau ke seluruh pelosok Nusantara yang berpotensi bencana. ”Dalam waktu dekat penambahan alat untuk beberapa wilayah aliran sungai di Jawa Timur dan Jawa Tengah akan dilakukan penambahan sebanyak tujuh unit alat,” tutur Ganip seperti dilansir dari Antara.






