SURABAYA – Islam Nusantara Centre (INC) bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya memberikan penghargaan kepada lembaga dan orang-orang yang dianggap memiliki kontribusi terhadap umat. Ada 5 pesantren dan 7 orang yang dianugerahi penghargaan bernama Santri of the Year 2018 tersebut.
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menjadi salah seorang yang menerima penghargaan itu. Dia dinobatkan sebagai santri inspiratif bidang wirausaha atau entrepreneur. Pria asal Magetan itu dinilai mampu membangkitkan semangat kaum santri untuk berwirausaha.
Dahlan mengapresiasi penghargaan tersebut. Dia juga mengapresiasi banyaknya santri yang memiliki semangat kewirausahaan. Namun, dia prihatin dengan santri yang masih mengalami kendala hingga sekarang. ’’Terlalu banyak mengerjakan bisnis dan terlalu pengin cepat besar,’’ katanya.
Dia menjelaskan, usaha itu harus fokus dan tekun. Setelah besar, baru dikembangkan. Banyak orang yang bertanya kepadanya, kok bisa memiliki banyak perusahaan. ’’Jangan lihat sekarang, tapi lihat 10 tahun pertama saya membangun usaha,’’ ujarnya.
Setiap hari dia bekerja siang hingga malam hanya untuk satu bidang. Itu dijalani selama lima tahun. Dahlan juga menceritakan bahwa dirinya sering merenung saat malam. ’’Saya bilang, ya Allah sampai malam saya masih bekerja,’’ kenang dia. ’’Semoga kerja ini Engkau anggap sebagai qiyamul lail-ku,’’ imbuhnya.
Saat berbisnis, kata dia, buang keinginan cepat besar. Semua membutuhkan proses. ’’Yang penting harus fokus,’’ ucapnya. Dahlan juga berbagi tip untuk membangun usaha. Dalam Islam dikenal tauhid. Yakni, ilmu yang membahas keesaan Tuhan. Inti keesaan adalah fokus. ’’Karena itu, santri yang ingin sukses harus bertauhid dalam berbisnis,’’ ujarnya.
Acara yang berlangsung di Sport Centre UINSA itu dihadiri gubernur terpilih Jatim Khofifah Indar Parawansa, wakil gubernur terpilih Emil Elestianto Dardak, Direktur INC Ahmad Ginanjar Sya’ban, jajaran akademisi UINSA, dan beberapa pihak lain.
(riq/c19/oni)




