Tahun lunar Hijriah berlangsung selama 354 atau 355 hari, artinya tidak sejalan persis dengan kalender Masehi yang 365 hari. Hal itu juga berarti bahwa Ramadan jatuh pada musim yang berbeda setiap tahun. Yakni berlangsung dalam siklus sekitar 32 tahun.
Ramadhan 1449 H, yang akan dimulai pada 2028, akan berlangsung pada pertengahan musim dingin. Pada 1466 H, bertepatan dengan 2044, bulan suci Ramadan akan dimulai pada puncak musim panas.
Puasa Ramadan dilaksanakan dari terbit fajar hingga terbenam Matahari, artinya puasa terlama terjadi saat Ramadan pada musim panas dan terpendek ketika jatuh pada musim dingin.(*)




