Aktivitas Masyarakat Garut Terdampak Gempa Sudah Kembali Normal

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Satria Budi. (ANTARA/HO-Diskominfo Garut)

GARUT — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan aktivitas masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana gempa bumi di selatan Garut sudah kembali normal, begitu juga kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Sekarang sudah aman, aktivitas masyarakat kembali normal,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Satria Budi saat dihubungi wartawan di Garut, Selasa.

Ia menuturkan bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 yang berpusat di selatan Garut pada Sabtu (3/12) sempat membuat masyarakat panik keluar rumah. Guncangan gempa itu, kata dia, dirasakan banyak masyarakat di wilayah Garut, bahkan dilaporkan guncangan terasa ke sejumlah daerah lainnya.

Ia menyampaikan setelah gempa terjadi jajarannya menerjunkan sejumlah personel BPBD maupun berkoordinasi dengan camat untuk meninjau daerah masing-masing dampak gempa itu.

Dampak dari kejadian itu terdapat rumah yang retak-retak pada bagian dinding bangunan rumah dan tidak mengganggu struktur bangunan, sehingga masyarakat masih bisa menempati rumahnya. “Ada rumah retak-retak, bukan rusak. Retak hanya plesternya, tak sampai di struktur, artinya masih aman, tidak sampai ada yang mengungsi,” katanya.

Selain rumah, katanya, ada juga sekolah yang terdampak guncangan gempa bumi, hasil laporan di lapangan kerusakan terjadi pada bagian dapur penjaga sekolah.

Bangunan sekolah untuk kegiatan belajar mengajar, kata dia, dinilai aman dan masih bisa digunakan untuk belajar. “Kalau kelas aman, kegiatan belajar mengajar sudah berjalan aman,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *