“Demikian juga dengan kerelaan para pemimpin bangsa yang sejak awal menginginkan Islam sebagai dasar negara, akhirnya komprominya pada Pancasila sebagai dasar negara,” sambungnya.
Sementara Ustaz Bachtiar Nasir mengatakan, acara sosialisasi empat pilar MPR RI, membuktikan bahwa santri dan AQL Islamic School cita-citanya adalah menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki basis dan kecerdasan dalam dakwah Islam yang damai dan bersatu dalam negara Indonesia.
“Inilah jawaban saya yang sering dituduh HTI, radikal, dan intoleran. Cita-cita Indonesia menjadi negara yang satu, damai semakin yakin saya suatu hari nanti kita bisa memimpin dunia dengan bekal sebagai negara muslim terbesar di dunia ikut membangun peradaban,” demikian Bachtiar.






