Hal itu didapat berdasarkan catatan dan pola aktivitas kegempaan. Kendati demikian, pihaknya mengimbau agar masyarkat tetap tenang dan waspada.
Sampai saat ini, lanjut Dwikorita, pihaknya masih menunggu update laporan akibat gempa tersebut.
Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat tak langsung mempecayai beredarnya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Informasi hanya dari BMKG. Jangan percaya yang lain,” katanya.
“Kami akan terus mengupdate informasi, termasuk laporan dari BPBD setempat,” tutupnya.
Terbaru, dalam pengumuman melalui akun twitter resminya, BMKG melansir terjadinya gempa susulan berturut-turut di Lombok Utara.



