NASIONAL

2024, Pernikahan Turun Drastis, Ekonomi Masyarakat Belum Mapan

×

2024, Pernikahan Turun Drastis, Ekonomi Masyarakat Belum Mapan

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Madari. (Istimewa)
Ketua Umum Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Madari. (Istimewa)

JAKARTA — Angka pernikahan di Indonesia mengalami penurunan yang drastis. Sepanjang 2024 hanya ada 1,5 juta angka pencatatan nikah. Jauh di bawah 2018 lalu, yang mencapai 2,1 juta akad nikah. Faktor ekonomi ditengarai menjadi salah satu penyebabnya. Banyak anak muda mengejar karir dan menunggu mapan secara ekonomi, setelah itu baru menikah.

Penurunan angka pernikahan itu disampaikan Ketua Umum Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Madari. Dia mengatakan fenomena penurunan angka pencatatan nikah di KUA sedang menjadi keresahan. Dia mengatakan pada 2018 lalu, dalam setahun ada sekitar 2,1 juta pencatatan nikah di KUA. Kemudian setiap tahun mengalami penurunan.

Bank bjb Tandamata

Dia awalnya mengira penurunan pencatatan nikah karena ada pandemi Covid-19 pada 2020 sampai 2021 lalu. Tetapi tren penurunan pernikahan terus terjadi, meskipun pandemi Covid-19 sudah selesai. Madari mengatakan angka pencatatan nikah selama 2024 lalu turun drastis menjadi 1,5 jutaan saja. Atau mengalami penurunan sekitar 600 ribu dibandingkan angka 2018 lalu.

’’Kami sudah menyurati BRIN untuk melakukan kajian atau penelitian mengenai fenomena ini,’’ katanya saat dihubungi Minggu (5/1).