“Kami juga membangun saung sebagai tempat berkumpul, berdiskusi, dan mempererat kebersamaan warga. Semua ini murni dari swadaya masyarakat,” jelas Hendra.
Gerakan ini membuktikan bahwa gotong royong dan kemandirian bisa melahirkan perubahan besar. Wilayah yang dulunya biasa saja kini menjadi magnet wisata edukatif yang bermanfaat bagi anak-anak dan kesejahteraan warga.
“Kami berharap Kampung Kadulawang terus berkembang, bukan hanya sebagai tempat wisata, tapi juga pusat pembelajaran hidup, ketahanan lingkungan, dan ekonomi kreatif,” pungkasnya. (bam/d)





