Sementara itu, disinggung soal kapasitas penampungan sampah di TPA Cikundul, Endah mengungkapkan TPA Cikundul yang dimiliki Pemkot Sukabumi tergolong mengkhawatirkan. Sebab akibat banyaknya penumpukan sampah, TPA Cikundul hanya bisa bertahan beberapa tahun lagi dengan lahan yang ada saat ini sekitar 1 Ha.
Sehingga, untuk mengantisipasi itu pihaknya terus menghimbau, agar sampah yang datang ke TPA itu benar-benar sampah yang sudah tidak berguna atau tersisa lagi. Kemungkinan dengan begitu volume sampah tidak mencapai ratusan ton, sebab sudah ada pemilahan terlebih dulu.
“Sebelum masuk ke TPA sampah dikelola terlebih dahulu di TPS 3R (Reduce, Reuse & Recycle) Berbasis Masyarakat, sehingga ada pemilihan mana organik dan mana an organik dan nanti yang tidak bisa dikelola masuk TPA Cikundul,” ungkapnya.
Saat ini, ia mengaku jika TPS 3R sebetulnya sudah ada di 12 tempat, hanya saja hingga sekarang TPS yang masih aktif ada di lima tempat seperti, di Sindangpalay, Limusnunggal, Cisarua, baros dan Karangtengah. Semua TPS 3R tersebut dikelola oleh masyarakat.
” Setelah normal kembali, kita akan melakukan penambahan TPS 3R untuk terus meminimalisir masuknya sampah ke TPA Cikundul,” pungkasnya.(cr17/t)





