SUKABUMI — Memperingati Hari Pekan Imunisasi Dunia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi menggelar Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari) yang berlangsung di berbagai Puskesmas dan Posyandu.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, drg Wita Darmawanti menjelaskan, kegiatan yang digelar mulai 13 hingga 19 April 2025 ini untuk mencegah munculnya berbagai penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC) dan polio melalui peningkatan cakupan imunisasi.
“Saat ini kami tengah menggalakan program Penari sebagai upaya menuntaskan imunisasi anak,” jelas Wita kepada wartwan, Rabu (16/4).
Wita menerangkan, salah satu target utama dari program Penari adalah menuntaskan imunisasi terhadap 216 anak yang sebelumnya belum mendapatkan imunisasi lengkap.
“Sasaran dari Penari adalah bayi usia 0–12 bulan, anak usia 12–24 bulan, serta balita usia 0–59 bulan yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Selain itu, wanita usia subur juga menjadi sasaran penting,” terangnya.
Menurutnya, pemberian imunisasi DPT (difteri, pertusis, tetanus) pada tahun pertama kehidupan merupakan hal yang wajib. “Jika anak tidak mendapatkan vaksin DPT, maka dikategorikan sebagai zero imunisasi,” ucapnya.
Guna menyukseskan kegiatan ini, setiap Puskesmas dan Posyandu telah menyusun jadwal pelaksanaan yang disesuaikan dengan wilayah kerja masing-masing. Sebab itu, diherharap keterlibatan aktif dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.
“Program ini membutuhkan kerja sama lintas sektor dan peran serta masyarakat agar anak-anak kita terlindungi dari penyakit melalui imunisasi,” tukasnya. (Bam)






