Tokoh Muda Sukabumi Minta Pemerintah Hadir Berantas Judol dan Bank Emok 

SUKABUMI- Tokoh muda Kota Sukabumi, Lukmansyah menyoroti keberadaan Judi Online (Judol) dan Bank Emok di kalangan masyarakat.

Menurut dia, keberadaan Judol dan Bank Emok menjadi ancaman menyeramkan bagi perekonomian masyarakat, terlebih saat ini sudah masuk ke semua segmen, bahkan ancamannya dirasakan oleh para pemuda hingga orang tua. “Hal tersebut membuat kita miris dan khawatir. Bukan hanya dari kalangan masyarakat pendidikan rendah, tapi juga dari masyarakat pendidikan tinggi dengan pekerjaan tergolong ekonomi mapan pun juga ikut terjerumus,” ujar Lukmansyah kepada Radar Sukabumi, Selasa ( 25/6).

Bacaan Lainnya

Diakui dia, dengan akses yang mudah, keberadaan penyakit masyarakat ini pun dikhawatirkan merasuk ke kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk itu, dirinya mendorong Pemerintah Daerah agar membuat regulasi terkait para ASN yang terbukti kedapatan sebagai pelaku judi online. “Khusu untuk judi online, Pemda harus tegas dan memberikan sanksi maksimal, agar menjadi efek jera bagi para pelakunya,” tegas Lukmansyah.

Sebab, ASN sejatinya sebagai pejabat publik harus menjadi contoh kepada masyarakat luas, sehingga apapun yang dilakukan akan menjadi sorotan dan contoh bagi masyarakat. “Kita cukup mendengar kasus istri membakar suami karena begitu kesalnya menyaksikan suaminya yang kecanduan judi online, bahkan nafkah keluarga digunakan untuk berjudi, jangan sampai kasus ini kembali terjadi. Oleh karena itu saya berpandangan perlunya dibuat perda Larangan Judi Online dan juga Bank Emok di Kota Sukabumi,” terangnya.

Persa ini sambung dia, sebagai bentuk pencegahan dan juga perlindungan kepada masyarakat agar tidak terjerat Judi Online maupun Bank Emok. “Lebih miris lagi, Judol dan Bank Emok ini sudah masuk kalangan pelajar. Ini sangat mengkhawatirkan dan bisa merusak bangsa ini ke depan,” tambahnya.

“Kita ingin pemda hadir dan memberikan pembinaan serta pengawasan yang tinggi kepada para ASN dan Pelajar di Kota Sukabumi agar terhindar dari jeratan Judi Online dan juga Bank Emok,” harapnya. (why)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *