Sebenarnya, sambung Robby, Lapas mendapat pinjaman beberapa mesin jahit dari Balai Pelatihan Kerja sehingga keterampilan menjahit beberapa warga binaan sudah terasah.
“Saat ini sudah ada warga binaan yang terampil menjahit karena memang sebelumnya mendapatkan pinjaman mesin. Hasilnya, sementara untuk intern saja kerena masih dalam proses percobaan,” ujarnya.
Robby menambahkan, Lapas akan menjalin kerjasama dengan Pemkot Sukabumi untuk bisa mengembangkan semua program tersebut. “Kami harap, dengan adanya bantuan ini warga binaan bisa lebih produktif untuk menjalani masa tahananya di Lapas ini,” harapnya. (bam/t)






