SUKABUMI — Kota Sukabumi kembali akan diramaikan oleh semarak nostalgia melalui acara tahunan Soekaboemi Tempo Doeloe (STD) 2024. Event yang akan berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu, 31 Agustus – 1 September 2024, pukul 09.00 – 22.00 WIB ini mengusung tema “Bridging Past and Present, Merajut Sejarah, Merawat Budaya’.
Ketua panitia acara Dwi dalam rilisnya mengatakan, seperti event sebelumnya, event STD tahun ini juga dilaksanakan di tempat yang sama, yaitu di Mess Wisma Wisnu Wardhani, Jalan Bhayangkara No. 219 Kota Sukabumi.
Tempat ini dianggap paling cocok, selain karena letaknya yang strategis, juga karena bentuk bangunannya yang sangat kental dengan suasana jaman dulu. Selain itu, bangunan ini juga di bawah kepemilikan Setukpa POLRI, yang sejak lama juga telah bekerja sama dengan YDK dalam perumusan slogan “Sukabumi Kota Polisi”.
“Secara umum, acara ini diinisiasi oleh Yayasan Dapuran Kipahare (YDK) yaitu sebuah lembaga non profit yang fokus pada pelestarian benda sejarah dan cagar budaya, khususnya di Sukabumi,”tulisnya.
Acara ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak, antara lain komunitas, UMKM, Pemerintah Daerah, Asosiasi, Sekolah, dan berbagai pihak lainnya yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian sejarah dan budaya Kota Sukabumi.
Adapun untuk memanjakan pengunjung, kegiatan tersebut Pameran diisi dengan menyajikan berbagai koleksi benda-benda kuno, foto-foto jadul, dan artefak bersejarah yang menceritakan kisah perjalanan Kota Sukabumi dari masa lalu hingga kini.
Mengadakan Bazzar Kuliner kekinian yang dapat mengangkat UMKM lokal dengan menyajikan beragam makanan dan minuman, dan juga berbagai makanan minuman khas Sukabumi jaman dulu, yang terangkum dalam Pasar Tempo Doelor. UMKM yang terlibat dalam kegiatan ini hamper melebihi 50 stand/booth.
Sementara, untuk Oldies Costumes pengujung diajak untuk bernostalgia dengan mengenakan kostum ala tempo dulu dan mengikuti lomba kostum yang meriah.
Untuk Jambore Reenactor adalah sebuah peragaan sejarah yang akan membawa pengunjung kembali ke masa lalu dengan menampilkan berbagai aktivitas sehari-hari masyarakat Sukabumi tempo dulu, juga dalam bentuk pertunjukan teatrikal untuk mereka ulang sebuah Sejarah.
Terakhir ada Pertunjukan Tari dan Kesenian Tradisional: Sajian tarian dan musik tradisional yang akan memukau para penonton dan menjadi ajang apresiasi terhadap kekayaan budaya local, antara lain pertunjukan Tari Jaipong, Marching band sekolah, Barongsay, Wushu, Calung Bodoran, Keroncong, Debus, Angklung, dan sebagainya.




