Soal Hak Cipta Batik di gedung IPB, Diskopdagrin Kota Sukabumi Persilahkan Didugat, Tapi..

Lukisan gambar batik di dinding Gedung Institute Pertanian Bogor (IPB) Kampus Sukabumi
DISOAL : Lukisan gambar batik di dinding Gedung Institute Pertanian Bogor (IPB) Kampus Sukabumi dipertanyakan pengrajin Batik Lokatmala Sukabumi. (FOTO : ist)

SUKABUMI — Adanya dugaan pencomotan hak cipta yang dilakukan Institute Pertanian Bogor (IPB) Kampus Sukabumi, berupa gambar batik yang tertera di beberapa bagian gedungnya mendapat reaksi dari Dinas Koprasi, perdagangan, dan Industri (Diskopdagrin) Kota Sukabumi. Rabu (28/9/2022).

Diskopdagrin Kota Sukabumi yang diwakili Kepala Bidang Perindustrian Agus Mulyana mengatakan bahwa setiap produk kekayaan intelektual yang sudah terdaptar di Kementrian Hukum dan Ham berhak menggugat.

Bacaan Lainnya

“Kalau mau menggugat ya boleh saja, hanya harus di yakinkan dulu bentuk keseluruhan obyeknya sama persis atau tidak,” ungkap Agus pada Radar Sukabumi. Rabu (28/9/2022).

Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri menyampaikan bahwa karya seni batik termasuk sebagai karya cipta yang dilindungi menurut Pasal 40 ayat (1) huruf j Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (“UU Hak Cipta”).

“Jadi batik ini termasuk pada karya seni yang memiliki motif batik kontemporer yang bersifat inovatif, masa kini, dan bukan tradisional. Dan karya tersebut dilindungi karena mempunyai nilai seni, baik dalam kaitannya dengan gambar, corak, maupun komposisi warna,” ujarnya.

Agus pun menyarankan pada seluruh pelaku UMKM dan Perusahaan yang berada di Kota Sukabumi untuk segera membuat hak cipta dan hak paten atas merk dagang dan hasil usahanya. Hal ini penting menurut Agus untuk kenyamanan mereka saat berusaha.

“Hal ini juga pernah terjadi pada rumah makan Tiktok di Kota Sukabumi, yang di gugat salah satu Aplikasi bernama Tiktok juga, padahal rumah makan ini sudah ada lebih dulu dibanding Aplikasi tersebut dan sudah mendaftarkan Haki nya, namun entah kenapa akhirnya Rumah makan Tiktok yang kalah. Padahal kalau mereka mampu memperliatkan Haki nya mereka bisa menang,” jelas Agus.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *