SUKABUMI — Suasana Alun-Alun Masjid Agung Kota Sukabumi mendadak ramai, Rabu (5/11), saat personel gabungan dari berbagai instansi menggelar simulasi penanggulangan bencana banjir. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Polres Sukabumi Kota dan melibatkan unsur TNI dari Kodim 0607, Basarnas, BPBD, Satpol PP, Dishub, serta sejumlah dinas terkait lainnya.
Simulasi dilakukan menyerupai kondisi nyata saat banjir melanda kawasan padat penduduk. Personel gabungan terlihat sigap mengevakuasi warga, mengatur lalu lintas, memberikan bantuan medis dan trauma healing, hingga menyalurkan logistik. Semua proses berlangsung terkoordinasi, menunjukkan kesiapan aparat menghadapi situasi darurat.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, menyampaikan bahwa latihan terpadu ini bertujuan menguji kemampuan dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi banjir akibat curah hujan tinggi.
“Simulasi ini penting agar setiap unsur memahami peran dan tanggung jawabnya. Evakuasi, pengamanan, dan penyaluran bantuan harus berjalan cepat dan tepat,” ujar Rita.
Ia menegaskan, sinergi antara Polri, TNI, dan instansi terkait menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana. Latihan ini juga menjadi bagian dari strategi preventif menghadapi musim hujan yang rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.
“BPBD dan Basarnas memberikan arahan teknis tentang pola koordinasi dan jalur evakuasi aman di wilayah perkotaan,” tambahnya.






