“Adapun 3M yang dimaksud yaitu menguras, menutup, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang,” bebernya.
Terkait upaya fogging atau pengasapan, sambung Wahyu, akan dilakukan setelah adanya penyelidikan epidemiologi. Mengingat fogging menggunakan insektisida hanya akan membunuh nyamuk dewasa dan dapat membahayakan kesehatan manusia. Fogging bukan strategi utama dalam pencegahan DBD. Pandemi COVID-19 pun masih berlangsung, sehingga fogging tidak direkomendasikan karena dapat menyebabkan kerumunan.
“Fogging fokus akan kita laksanakan bila setelah penyelidikan epidemiologi perlu dilakukan fogging,” pungkasnya. (bam/d)






