Menurut Ade, keberhasilan panen hingga 10 ton tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, TNI, kelompok tani, dan stakeholder lainnya. “Alhamdulillah, dari lahan seluas dua hektar ini berhasil dipanen sekitar 10 ton jagung. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bersinergi dalam mendukung swasembada pangan,” tambahnya.
Ia menilai sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Karena itu, sinergitas seluruh elemen menjadi kunci peningkatan produktivitas. “Melalui kolaborasi yang baik antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan ini dapat berjalan optimal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(bam/d)






