KOTA SUKABUMI

Percepatan Pembangunan 2027, Musrenbang Jayaraksa Tetapkan 10 Program Prioritas

×

Percepatan Pembangunan 2027, Musrenbang Jayaraksa Tetapkan 10 Program Prioritas

Sebarkan artikel ini
MUSRENBANG: Pemerintah Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, saat menggelar Musrenbang, Senin (8/12). FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI
MUSRENBANG: Pemerintah Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, saat menggelar Musrenbang, Senin (8/12). FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI

BAROS — Pemerintah Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, mulai memetakan arah pembangunan wilayah untuk tahun 2027 melalui gelaran Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung dengan fokus pada kebutuhan mendasar masyarakat. Forum tersebut, menjadi ruang penyampaian aspirasi sekaligus penyusunan program prioritas demi peningkatan kualitas infrastruktur dan kapasitas sumber daya manusia.

Lurah Jayaraksa, Hilda mengatakan, Musrenbang tahun ini diarahkan untuk menjawab persoalan riil di lapangan, terutama terkait pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakat.

Bank bjb Tandamata

“Usulan yang mengemuka adalah kebutuhan yang selama ini dirasakan langsung warga di setiap RW,” kata Hilda kepada Radar Sukabumi, Senin (8/12).

Ia menjelaskan, terdapat lima program fisik yang menjadi prioritas utama. Yakni, peningkatan penerangan jalan umum (PJU) untuk memperkuat keamanan lingkungan dan mobilitas warga pada malam hari, perbaikan rambat beton di Jalan Bobojong yang kondisinya mulai menurun, pengaspalan hotmix untuk sejumlah ruas jalan lingkungan yang selama ini menjadi jalur vital masyarakat, pembangunan buk selokan sebagai solusi mengurangi risiko genangan dan menjaga kebersihan drainase dan perbaikan masjid taklim yang menjadi pusat kegiatan keagamaan warga.

“Selain pembangunan fisik, Kelurahan Jayaraksa juga menyiapkan lima program nonfisik untuk menguatkan kapasitas masyarakat dan mendukung perekonomian lokal. Program tersebut antara lain pelatihan komputer bagi pemuda dan warga usia produktif, pelatihan menjahit untuk meningkatkan keterampilan kerja, serta bantuan bagi anak putus sekolah sebagai upaya menekan angka kerentanan sosial,” jelasnya.

Program berikutnya yaitu, bimbingan teknis pengembangan UMKM yang diarahkan agar pelaku usaha kecil di Jayaraksa mampu bersaing dan memperluas pasar. “Terakhir, pelatihan tata rias yang ditujukan bagi warga, khususnya perempuan, untuk membuka peluang usaha baru berbasis jasa,” paparnya.

Hilda menambahkan, 10 program prioritas tersebut merupakan hasil penjaringan aspirasi dari seluruh RT dan RW yang telah melalui proses verifikasi dan penilaian kebutuhan. Pihaknya berharap seluruh usulan dapat diakomodasi dan menjadi bagian dari pembangunan Kota Sukabumi di tahun 2027.

“Dengan penyusunan program yang lebih terarah, Musrenbang Jayaraksa tahun ini diharapkan mampu menjadi fondasi percepatan pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” tukasnya. (Bam)