Melalui program KNPI Goes to Pesantren & Masjid, pihaknya lebih membaur dengan kalangan santri, ta’mir masjid, remaja masjid dan tokoh alim ulama.
Dia menilai, peristiwa tindakan intoleransi dan isu-isu SARA juga rawan dimanfaatkan sekelompok orang tertentu yang menggiring opini publik, sehingga mampu mempengaruhi kondusifitas bangsa ini jauh dari rasa aman, damai dan penuh ketentraman.
“Dialog ini diharapkan dapat membangun konstruksi berpikir pemuda dan santri, dalam mendorong terciptanya situasi yang kondusif, tentram, aman dan damai di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.(Cr16/d)



