“Jangan berhenti di produksi. Perhatikan juga branding, kemasan, dan pemasaran digital. Di era sekarang, pemasaran menentukan keberhasilan usaha,” tegas Bobby.
Ia menambahkan, Pemkot akan terus memberikan pendampingan melalui pelatihan lanjutan dan dukungan usaha. Pelatihan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM pangan, khususnya pengolahan hasil ternak.
“Dengan keterampilan baru, peserta diharapkan mampu menghasilkan produk abon berkualitas yang kompetitif dan berkelanjutan,” pungkasnya.(bam/d)






