Selain memberikan manfaat langsung kepada warga, skema ini juga memperkuat kontribusi PAD dari sektor kesehatan tanpa membebani masyarakat. Ayep pun meminta Direktur Utama PD Waluya, Gulam Zakiya, untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan daerah tersebut, baik dari sisi pelayanan, inovasi, maupun efektivitas manajerial.
“Sektor kesehatan Kota Sukabumi masih memiliki ruang untuk diperbaiki. Saya ingin pelayanan Puskesmas ke depan tidak hanya cepat dan ramah, tetapi juga makin terintegrasi dengan kebutuhan riil masyarakat. Kesehatan itu hak dasar, dan kita wajib hadir untuk memastikan warganya dilayani dengan baik,” ujarnya.
Ayep juga menekankan pentingnya peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam mendorong kemandirian fiskal daerah. Menurutnya, penguatan institusi lokal akan berdampak langsung terhadap peningkatan PAD sekaligus menciptakan nilai tambah bagi warga.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dari semua pihak, termasuk Puskesmas, kelurahan, dan BUMD seperti PD Waluya. Mari kita buktikan bahwa dengan niat baik dan kerja sama yang kuat, Sukabumi bisa lebih maju dan mandiri,” pungkasnya.(bam/d)






