SUKABUMI – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi menyebutkan nilai investasi selama Januari dan Februari tumbuh dengan cukup baik yakni mencapai sekitar Rp190 miliar.
Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Sukabumi, Teten Agus Sugihan menjelaskan, berdasarkan data Online Single Submission (OSS), nilai investasi pada Januari mencapai Rp94.344.897.446.00 yang dibawa oleh 650 perusahaan, terdiri dari 5 perusahaan besar, 150 perusahaan kecil, 2 perusahaan menengah dan 493 perusahaan mikro.
“Adapun, pada Februari nilai investasi yang masuk Rp90.827.137.434. Nilai tersebut diantaranya disumbangkan investasi dari 49 perusahaan kecil dan satu perusahaan skala menengah. Sementara untuk usaha mikro bertambah sebanyak 583 perusahaan,” jelas Teten kepada Radar Sukabumi, Rabu (19/3).
Teten menegaskan, jika melihat data yang ada laju investasi dan PMDN bisa dibilang tumbuh baik dan positif. Meski dari sisi geografis Kota Sukabumi hanya memiliki luas wilayah 48,33 kilometer persegi, namun DPMPTSP tetap saja berupaya memperkenalkan potensi investasi. “Alhamdulillah kalau melihat dari data yang ada laju invetasi di Kota Sukabumi saat ini cukup baik,” tegasnya.
Menurutnya, DPMPTSP Kota Sukabumi menargetkan nilai investasi pada tahun ini sebesar 1,5 triliun. Sebab itu, perlu adanya kerjasama yang terjalin baik dengan semua elemen. “Adapun sektor usaha yang memiliki prospek berkembang diantaranya, bidang usaha properti, perhotelan dan kuliner,” ucapnya.
Pihaknya optimistis, dengan berbagai upaya yang dilakukan target nilai investasi tersebut dapat terealisasi hingga 100 persen bahkan hasilnya dapat melebihi target yang sudah ditetapkan.
“Semoga dengan berbagai upaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil signifikan,” pungkasnya. (Bam)




