Empat Warga Citamiang Tertimpa Reruntuhan Bangunan
SUKABUMI — Nasib malang menimpa empat warga Jalan Lamping RT4/5, Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, mengalami luka tertimpa reruntuhan bangunan rumah akibat diterjang longsor yang terjadi pada Kamis (14/4) malam.
Para korban yang sempat tertimbun reruntuhan bangunan rumah yakni, Safira Putri (2) mengalami luka berat, Saputra Bimantara (6) luka sedang, Siti Aminah (28) luka sedang dan Simantara (37) mengalami luka ringan.
Ke empat korban, berhasil dievakuasi warga dan petugas Badan Penanggulangan Bemcana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi ke RSUD R Syamsudin SH.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi mengatakan, Imran Wardhani mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 22.35 WIB. Bermula saat pondasi gudang yang ada di atas rumah longsor, setelah kawasan tersebut diguyur hujan, siang hingga jelang malam.
“Akibat hujan yang mengguyur dari siang sampai sore, membuat pondasi area gudang ambruk dan material longsorannya menimpa dinding rumah korban hingga jebol dan menimpa semua penghuni rumah. Saat itu para korban tengah berkumpul,” Kata Imran kepada Radar Sukabumi, Jumat (15/4).
Akibat insiden tersebut, sambung Imran, Safira Putri harus menjalani perawatan di ruang intensive care unit atau ICU RSUD R Syamsudin SH. “Ya, korban atas nama Safira Putri dirawat di ruang ICU Family RSUD R Syamsudin SH,” ujarnya.
Adapun, sambung Imran, data sementara BPBD mencatat luas area yang terdampak bencana ini panjang 17 meter dan tinggi 3 meter.
Taksiran kerusakan senilai Rp 61 juta dan taksiran kerugian senilai Rp 15 juta, dengan aset yang terdampak, bangunan rumah, alat-alat rumah tangga, dan satu unit mobil.
“Hingga saat ini petugas BPBD bersama para relawan masih melakukan evakuasi dan membersihkan puing reruntuhan di lokasi kejadian,” imbuhnya.
Sementara itu di tempat terpisah, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mendatangi salah seorang korban longsor pondasi gudang yang terjadi di Kelurahan Gedong panjang, Kecamatan Citamiang.
Orang nomor satu di Kota Sukabumi itu langsung menjenguk korban di RSUD R Syamsudin SH. Langkah tersebut untuk memastikan penanganan medis terhadap korban berjalan dengan baik.
”Saya menjenguk korban longsor yang dirawat untuk memastikan penanganan maksimal,” ujar Fahmi kepada awak media, Jumat (15/4).
Fahmi juga berharap korban yang masih balita tersebut kondisinya bisa segera pulih. Sementara korban korban lainnya yang masih satu keluarga sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan medis.
“Pasca bencana petugas BPBD dan relawan lainnya langsung melakukan penanganan di lapangan,” tambahnya.
“Ke depan warga dan petugas di wilayah dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana.
Sehingga ketika terjadi bencana dapat mencegah terjadinya korban jiwa maupun kerugian materiil,” pungkasnya. (bam/cr1/e)






