SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, melakukan roadshow pelaksanaan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) tahun 2023 ketiga lokasi. Diantaranya, Kecamatan Citamiang, Cibeureum, dan Cikole.
Saat ini program tersebut sudah mulai dirasakan masyarakat Kota Sukabumi, seperti pembangunan jalan, jembatan dan pengembangan ekonomi masyarakat.
“Jadi kita pastikan benar-benar, bahwa anggaran P2RW dialokasikan dengan baik dan sesuai peruntukannya, sehinga terasa kemanfaatannya oleh masyarakat,” Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi saat melakukan roadshownya, belum lama ini.
Dia menegaskan, P2RW harus betul-betul meningkatkan daya ungkit pembangunan, baik ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan infrastruktur.
“Alhamdulillah, wilayah yang belum ada akses jalan sekarang sudah punya, selain itu pun warga bisa beribadah dengan khusus, karena disekitarnya sudah ada mushola. Intinya ada kebaikan dan keberkahan dengan P2RW, “aku Fahmi.
Wali Kota Sukabumi mengaku, dari tiga lokasi yang dikunjunginya, partisipasi masyarakat sangat tinggi. Hal itu terbukti adanya swadaya masyarakat yang mencapai Rp50 juta, sedangkan angaran P2RW hanya sebesar Rp 25 juta.
“Tentunya berarti masyarakat betul peduli, dengan semangat gotong royong dalam P2RW guna kebaikan dan kenyamanan kita semua,” bebernya.
Wali Kota Sukabumi menjelaskan, adapun pembangunan P2RW di tiga titik yang ditinjau itu, yakni pembangunan Mushola Ali Imron RT 06 RW 06 Kelurahan Kebonjati, pembangunan rabat beton RT 01 RW 02 Kelurahan Cibeureum Hilir, dengan volume 280 meter.
“Kemudian Terakhir, pembangunan jembatan RT 04 RW 10 Kelurahan Nanggeleng. Di mana keseluruhan dan pembangunan jembatan Rp 98 juta, rinciannya swadaya Rp 73 juta dan dana P2RW Rp 25 juta,” pungkasnya. (Cr4/t)






