Udunan Online Bantu Kesetiakawan Sosial

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat melaunching Program Udunan Online di salah satu hotel di Kota Sukabumi.

CIKOLE – Pemerintah Kota Sukabumi melaunching Program Udunan Online di salah satu hotel di Kota Sukabumi.

Program ini merupakan program unggulan Walikota dan wakil walikota Sukabumi saat kampanye 2018 lalu. Di mana program tersebut bentuk dalam rangka kesetiakawanan sosial guna membantu warga yang membutuhkan bantuan dengan cepat yang dikelola oleh Forum Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh dan Sharing Happines.

Bacaan Lainnya

”Pada saat kampanye 2018 lalu kami fokus pada masalah kesetiakawanan sosial dan ketahanan keluarga, salah satunya lewat Udunan Online,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, ( 27/12).

Ditambahkan Fahmi kesetiakawan sosial ini perlu dibangun secara bersama, sebab hal itu untuk mendorong masyarakat agar memiliki perasaan memiliki semangat membangun, sehingga potensi pembangunan menjadi teroptimalkan.

“Sebaliknya ketika masyarakat apatis tidak mau terlibat pembangunan karena hanya tugas pemerintah, maka masyarakat menjadi beban pembangunan,” tambahnya.

Oleh karena itu kata Fahmi, masyarakat harus menjadi aset pembangunan dan aktif melakukan kegiatan dalam memanuver percepatan pembangunan.

“Kalau hanya dilakukan pemda butuh waktu panjang memperbaikan rumah roboh misalnya. Sehingga perlu dukungan yang sifatnya cepat dan dukungan masyarakat,” katanya.

Udunan online ini sambung Fahmi, didasari terbatasnya APBD Kota Sukabumi yang hanya Rp 1,3 triliun.

Sehingga makna kesetiakawanan ini mengajak seluruh elemen mari berpartisipasi aktif membantu warga dengan membuat jejaring bersama sharing happines. ” Kalau ada udunan online bisa cepat dibantu ketika ada rumah tidak layak huni contohnya,”ungkapnya.

Sebelumnya pemda juga membentuk Forum CSR yang menghimpun dana CSR dari perbankan dan kalangan usaha. Sehingga dana tersebut bisa tersalurkan kepada lembaga yang belum tersentuh bantuan.

Sementara udunan online menghimpun dana dari masyarakat. Bagaimana udunan online merupakan jawaban atas masalah yang tidak bisa langsung ditangani pemda. Semangat kolaborasi ini dalam rangka mempercepat mengatasi masalah.

” Nyumbang berapa aja boleh, dulu sulit menyumbang sekarang dipermudah dengan adanya website udunanonline.com,” jelasnya.

Dalam launching ini juga dilakukam penggalangan dana secara langsung dan terkumpul dana Rp 2.705.000 dari tamu undangan yang hadir. Fakta ini menunjukkan warga bisa digalang dalam membantu sesamanya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.